Essential oil semakin banyak digunakan sebagai bagian dari rutinitas wellness untuk membantu tubuh lebih rileks dan mengelola stres. Selain menghasilkan aroma yang menenangkan, minyak esensial juga dipercaya dapat memberikan efek positif terhadap suasana hati atau mood. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aroma tertentu mampu memengaruhi bagian otak yang mengatur emosi dan memori.
Benarkah essential oil bisa meningkatkan mood?
Aroma essential oil dapat memengaruhi pusat emosi di otak
Disadur Only My Health, Selasa (4/8/2026), penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychology mengungkap bahwa molekul aroma dari essential oil yang dihirup akan merangsang sistem penciuman dan diteruskan ke sistem limbik, yaitu bagian otak yang berperan dalam mengatur emosi, suasana hati, serta memori. Pakar aromaterapi sekaligus Chairperson Blossom Kochhar Group of Companies, Dr. Blossom Kochhar menjelaskan, setiap jenis essential oil memiliki karakteristik yang berbeda sehingga efek yang dirasakan juga tidak sama.
Sementara itu, sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences juga menemukan bahwa essential oil berpotensi membantu mengelola gangguan suasana hati pada sebagian orang.
Meski demikian, manfaat tersebut sebaiknya dipadukan dengan pola hidup sehat dan penanganan medis bila diperlukan.
Beberapa jenis essential oil dipercaya membantu memperbaiki mood
Tidak semua essential oil memiliki manfaat yang sama. Beberapa jenis lebih sering digunakan untuk membantu relaksasi, meningkatkan fokus, maupun memberikan rasa nyaman.
Lavender menjadi salah satu pilihan yang paling populer karena aromanya dikenal menenangkan.
Penelitian pada hewan yang diterbitkan dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menunjukkan bahwa minyak lavender berpotensi membantu mengurangi suasana hati yang berkaitan dengan depresi.
Selain lavender, lemon juga banyak dipilih karena memberikan sensasi segar yang dapat membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa lelah mental.
Sementara itu, minyak jeruk manis (sweet orange oil) dikenal memberikan kesan hangat dan menyenangkan.
“Minyak jeruk manis terasa hangat dan ceria, seperti sinar matahari dalam sebotol. Aroma ini membuat suasana di sekitar terasa lebih ringan dan membahagiakan. Banyak orang menggunakannya saat merasa sedih karena mampu menghadirkan rasa nyaman tanpa terasa berlebihan,” ujar Dr. Kochhar.
Adapun melati (jasmine) sering dikaitkan dengan rasa tenang, keseimbangan emosi, hingga membantu meningkatkan rasa percaya diri ketika seseorang sedang diliputi kecemasan.
Gunakan essential oil dengan cara yang tepat dan aman
Essential oil dapat digunakan melalui diffuser untuk mengharumkan ruangan, dioleskan pada kulit setelah diencerkan dengan carrier oil, ditambahkan ke air mandi hangat, atau dihirup langsung dari botol maupun tisu.
Meski berasal dari bahan alami, penggunaannya tetap memerlukan kehati-hatian.Essential oil sebaiknya tidak dioleskan langsung ke kulit tanpa pengencer karena berisiko menyebabkan iritasi.
Pengguna juga dianjurkan memakai dalam jumlah secukupnya dan memilih jenis minyak sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren.

