Skip to content

DUNIA LIFESTYLE

SEPUTARAN BERITA LISFESTYLE TERKINI

  • Home
  • Uncategorized
  • Yang Terjadi pada Tubuh jika Latihan Angkat Beban Tiap Hari Sumber

Yang Terjadi pada Tubuh jika Latihan Angkat Beban Tiap Hari Sumber

Posted on July 2, 2026 By grtr6 No Comments on Yang Terjadi pada Tubuh jika Latihan Angkat Beban Tiap Hari Sumber
Uncategorized


Belakangan ini, media sosial dipenuhi unggahan orang yang membagikan rutinitas angkat beban mereka di pusat kebugaran, terutama yang sedang mempersiapkan diri mengikuti kompetisi Hyrox. Padahal, dahulu alat kardio seperti mesin lari dan sepeda statis selalu jadi primadona, sedangkan angkat beban dianggap khusus bagi pria pembentuk otot. Pergeseran tren ini rupanya disambut positif oleh para ahli. “Mengangkat beban membantu tubuh tetap kuat dan berfungsi lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” kata pelatih kebugaran bersertifikat dan pemilik Core Cycle and Fitness LaGree, Denise Chakoian, melansir Parade, Kamis (2/7/2026).

“Tetap konsisten dengan angkat beban dapat membantu kita tetap aktif dan mandiri seiring bertambahnya usia,” tambahnya.
“Angkat beban sangat bagus untuk membangun kekuatan, tetapi tetap penting untuk tidak mengabaikan kardio,” kata Denise. Aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang, membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan stamina. Menurut dia, melakukan keduanya menciptakan rutinitas kebugaran yang seimbang, yang mendukung kesehatanmu secara keseluruhan.

Efek angkat beban setiap hari pada tubuh

Manfaat cepat dan jangka panjang
Ada beberapa perubahan yang langsung terasa ketika kamu angkat beban setiap hari. Menariknya, manfaat tercepat ini tidak berkaitan dengan bentuk fisik ataupun kekuatan otot. “Banyak orang merasa lebih berenergi dan waspada setelah berolahraga. Hal ini dapat membuatmu lebih mudah untuk tetap produktif sehari-hari,” terang Denise. Dalam beberapa minggu, kamu mungkin menyadari rutinitas harian seperti menaiki tangga atau mengangkat barang belanjaan terasa jauh lebih ringan. “Ini bisa membuat kehidupan sehari-hari terasa lebih nyaman dan tidak terlalu menuntut secara fisik,” sambungnya. Jika dilakukan konsisten selama bertahun-tahun, kondisi fisik dan mental akan semakin prima. Otot maupun tulang juga semakin kuat dan terbentuk dengan baik.

“Latihan kekuatan yang teratur membantu menjaga massa otot dan mempertahankan tulang yang kuat. Ini dapat mendukung mobilitas dan mengurangi risiko patah tulang seiring bertambahnya usia,” ungkap Denise. Kemampuan bergerak bebas inilah yang membuat seseorang bisa hidup mandiri lebih lama di hari tua.

Ancaman cedera tanpa istirahat Sebaliknya, dampak buruk juga bisa terjadi jika kamu tidak berhati-hati. “Risiko terbesarnya adalah nyeri otot, sindrom latihan berlebihan, dan cedera,” kata pelatih pribadi bersertifikat Amanda Capritto, CPT. “Jika kamu ingin mengangkat beban setiap hari, sangat penting untuk mengatur intensitas sesi guna menghindari penggunaan berlebihan. Tidak ada gunanya mengangkat beban setiap hari jika kamu tidak pulih dari sesi kamu,” tegas dia.

Jika terus memaksakan diri tanpa libur, perkembangannya justru tak akan maksimal. Sebab, otot tumbuh dan menjadi lebih kuat selama pemulihan, bukan hanya selama latihan itu sendiri. “Tanpa istirahat yang cukup, kemajuan dapat melambat atau terhenti seiring waktu. Hal ini dapat membuat frustrasi dan mempersulit pencapaian tujuan kebugaran,” lanjutnya. Rutinitas yang dipaksakan terus-menerus tanpa jeda, perlahan hanya memicu rasa lelah hingga hilangnya motivasi berolahraga.

Menemukan pola latihan tepat Sah-sah saja mengangkat beban setiap hari, asalkan tubuh tetap diberi waktu istirahat yang pas. Denise menuturkan, melatih otot yang sama setiap hari dapat meningkatkan risiko nyeri dan cedera. “Banyak manfaat dari mengambil hari istirahat atau mengganti kelompok otot yang dilatih. Beberapa orang yang rutin berolahraga dan berpengalaman dapat berlatih dengan aman setiap hari, dengan rutinitas yang terencana dengan baik,” tutur dia. Sebenarnya, mengangkat beban dua hingga empat kali seminggu sudah sangat pas bagi kebanyakan orang. Tubuh nantinya akan memberi sinyal kuat ketika mulai kewalahan.

“Hal yang penting adalah tubuh siap untuk itu, dan kamu tidak memaksakan intensitas terlalu keras setiap hari,” ucap Amanda. “Jika kamu mencoba melakukan terlalu banyak, terlalu cepat, kamu mungkin mengalami rasa sakit hingga pada titik pelemahan atau, lebih buruk lagi, cedera,” pungkas dia.

Post navigation

❮ Previous Post: Hello world!

You may also like

Uncategorized
Hello world!
July 2, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 DUNIA LIFESTYLE.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by